Rangkaian Kegiatan Ibadah Umroh

Diposting pada

Umroh Plus Turki Desember – Rukun Islam yang paling akhir ialah naik haji ke Baitullah. Maksudnya ialah singgah ke tanah suci bikin melaksanakan serangkaian amal ibadah cocok dengan syarat, rukun, sertamasa yang udah ditentukan. Ibadah haji ditentukan kepada muslim yang dapat. Pengertian sanggup atau kuasa yaitu punya bekal yang memadai bikin pergi serta bekal bagi keluarga yang ditinggalkannya. setara halnya dengan umrah yang sanggup dilaksanakan terhadap bulan- bulan lain disamping bulan Zulhijah.

Haji serta umrah merupakan suatu kesibukan rohani yang di dalamnya terkandung pengorbanan, ungkapan rasa syukur, berbuat kebajikan dengan kerelaan hati, melakukanperintah Allah, dan mewujudkan pertemuan besar dengan umat Islam lainnya di semua dunia. Firman Allah swt. Surah A1 Baqarah Ayat 125.

Berikut Rangkaiian kesibukan yang dilaksanakan Ketika Sedang Ibadah Umroh, yaitu :

1. Diawali dengan mandi besar (janabah) sebelum ihram untuk umrah.
2. kenakan pakaian ihram. Untuk laki laki 2 kain yang dijadikan sarung dan selendang, sedangkan untuk wanita kenakan pakaian apa saja yang menutup aurat tanpa tersedia hiasannya dan tidak kenakan cadar atau sarung tangan.
3. Niat umrah didalam hati dan mengucapkan Labbaika ‘umrotan atau Labbaikallahumma bi’umrotin. Kemudian bertalbiyah dengan dikeraskan suaranya bagi laki-laki dan memadai dengan suara yang didengar orang yang tersedia di sampingnya bagi wanita, yaitu mengucapkan Labbaikallahumma labbaik labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika laka.
4. Sesampai Masjidil Haram menuju ka’bah, melaksanakan thawaf sebanyak 7 kali putaran.3 putaran pertama jalur cepat dan sisanya jalur biasa. Thowaf dimulai dan diakhiri di hajar aswad dan ka’bah dijadikan berada di sebelah kiri. Setiap putaran menuju hajar aswad sambil menyentuhnya dengan tangan kanan dan menciumnya jika sanggup dan mengucapkan Bismillahi wallahu akbar. Jika tidak sanggup menyentuh dan menciumya, maka memadai memberi isyarat dan berkata Allahu akbar.
5. Shalat 2 raka’at di belakang maqam Ibrahim jika sanggup atau di area lainnya di masjidil haram dengan membaca surat Al-Kafirun terhadap raka’at pertama dan Al-Ikhlas terhadap raka’at kedua.
6. Selanjutnya Sa’i dengan naik ke bukit Shofa dan menghadap kiblat sambil mengangkat ke-2 tangan dan mengucapkan Innash shofa wal marwata min sya’aairillah. Abda’u bima bada’allahu bihi (Aku memulai dengan apa yang Allah memulainya). Kemudian bertakbir 3 kali tanpa memberi isyarat dan mengucapkan Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qodiir. Laa ilaha illallahu wahdahu anjaza wa’dahu wa shodaqo ‘abdahu wa hazamal ahzaaba wahdahu 3x. Kemudian berdoa sekehendaknya. Sa’i dilaksanakan sebanyak 7 kali dengan hitungan berangkat satu kali dan kembalinya dihitung satu kali, dimulai di bukit Shofa dan diakhiri di bukit Marwah.
7. Mencukur rambut kepala bagi laki laki dan memotongnya sekedar ujung jari bagi wanita.
8. Ibadah Umroh selesai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *